A. PENGERTIAN SISTEM
Sistem adalah suatu kerangka dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan yang disusun sesuai dengan suatu skema yang menyeluruh, untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utama dari perusahaan. Adapun prosedur adalah suatu urut-urutan pekerjaan kerani (clerical), biasanya melibatkan beberapa orang dalam satu bagian atau lebih, disusun untuk menjamin adanya perlakuan yang seragam terhadap transaksi-transaksi perusahaan yang sering terjadi.
B. KARAKTERISTIK SISTEM
Komponen-komponen (Components), terdiri dari beberapa subsistem atau subbagian, dimana setiap subsistem tersebut memiliki fungsi khusus dan akan mempengaruhi proses system secara keseluruhan.
Masukan (Input), berupa masukan perawatan (Maintenance Input) dan masukan sinyal (Signal Input), contohnya seperti sistem pada komputer, masukan perawatan adalah program dan masukan sinyal adalah data..
Keluaran (Output), hasil olahan dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna, contoh untuk system computer adalah informasi sebagai keluaran.
Pengolah (Process), Suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.
Sasaran (Objectives) atau Tujuan (Goal), Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem demi mencapai tujuan yang diinginkan.
C. KLASIFIKASI SISTEM
System dapat di klasifikasikan sebagai berikut:
- Sistem Tertentu (Deterministic System)
- Sistem Probabilistik (Probabilistic System)
- Sistem Terbuka (Open System)
- Sistem Tertutup (Closed System)
- Relatively Closed System
- Artificial System
- Natural System
- Manned System
D. PELAKU SISTEM
- Pemakai (user), Pada umumnya dibagi menjadi tiga jenis pemakai, yaitu Operasional, Pengawas, dan Eksekutif
- Manajemen, Terdiri dari tiga jenis manajemen, yaitu Manajemen Pemakai, Manajemen Sistem, dan Manajemen Umum.
- Pemeriksa, Pemeriksa biasanya menentukan segala sesuatunya berdasarkan ukuran standar yang dikembangkan pada banyak perusahaan sejenis.
- Penganalisa Sistem, Fungsinya adalah sebagai arkeolog (menelusuri bagaimana sistem lama berjalan, bagaimana dijalankan, dan segala hal yang menyangkut sistem lama), innovator (membantu mengembangkan dan membuka wawasan pemakai bagi kemungkinan-kemungkinan), mediator (menjalankan komunikasi dari semua level), pimpinan proyek (personil yang lebih berpengalaman dari pemrogram dan ditunjuk sebelum pemrogram bekerja).
- Pendesain Sistem, Menerima hasil penganalisa sistem yang kemudian ditransformasikan ke desain arsitektur tingkat tinggi dan tidak diformulasikan oleh pemrograman.
- Pemrogram, Setelah diolah oleh pendesain sistem baru, pemrogram dapat mulai bekerja.
- Personil Pengoperasian, Bertugas dan bertanggungjawab di pusat komputer.
E. JENIS SISTEM
Sistem terotomasi merupakan bagian dari sistem buatan manusia dan berinteraksi atau dikontrol oleh satu/lebih computer sebagai bagian dari sistem yang digunakan dalam masyarakat modern, yang teerbagi dalam sejumlah kategori, yaitu:
- On-line System, sistem yang menerima secara langsung mesukan dimana mereka dimasukkan dan menghasilkan keluaran di area dimana mereka diperlukan.
- Real-time System, sistem yang mekanisme pengontrolan, perekaman data data dan pemrosesan yang sangat cepat dengan hasil yang dapat diterima dalam waktu yang relative sama.
- Decision support system + strategic planning system, sistem yang memproses transaksi organisasi secara harian, membantu para manager mengambil keputusan, mengevaluasi dan menganalisis tujuan organisasi. Sistem ini tidak hanya merekam dan menampilkan data tetapi juga fungsi-fungsi matematik, data analisis statistic dan menampilkan informasi dalam bentuk grafik, table, chart sebagaimana laporan konvensional.
- Knowledge-based system, program computer yang dibuat mendekati kemampuan dan pengetahuan seorang pakar.
F. PENGERTIAN INFORMASI
Informasi adalah data yang telah diolah sedemikian rupa sehingga memudahkan pengguna informasi tersebut dalam mengambil keputusan. Informasi merupakan salah satu sumber organisasi yang harus diatur dengan baik seperti sumber daya yang lainnya. Dalam memperoleh informasi dibutuhkan pengorbanan atau biaya. Untuk mendapatkan keuntungan potensial dari informasi, proses informasi harus diatur.
G. PENGOLAHAN DATA (DATA PROCESSING)
- Data Input meliputi Recording (transaksi data ke pengolahan data medium), Coding (transaksi data dalam bentuk lain), Storing (untuk pengambilan keputusan).
- Data Transformation meliputi Calculating, Summarizing, Classifying (terdiri dari Categorizing, Sorting, Merging, Matching).
- Information Output meliputi Displaying result (manampilkan informasi melalui monitor), Reproducing (penyimpanan data untuk pemakai yang membutuhkan), Telecommunicating (penyimpanan data melalui saluran komunikasi).
H. SIKLUS INFORMASI
Setelah data diproses dan dihasilkan informasi tertentu yang bermanfaat bagi penerima (level management), tindakan tersebut akan menghasilkan kejadian yang akan digunakan kembali sebagai data yang nantinya akan diproses seterusnya. Kualitas informasi tergantung dari 3 hal, yaitu informasi harus :
- Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.
- Tetap pada waktunya, berarti informasi yang dating pada penerima tidak boleh terlambat.
- Relevan, berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda. Selain itu informasi juga harus ekonomis, efektif, efisien dan dapat dipercaya. Berdasarkan tingkat manajemen, informasi dapat dikelompokkan berdasakan penggunanya yaitu Informasi Strategis (digunakan untuk mengambil keputusan jangka panjang), Informasi Taktis (digunakan untuk mengambil keputusan jangka menengah), Informasi Teknis (digunakan untuk keperluan operasional sehari-hari).
I. ANALISIS DAN DESAIN SYSTEM
Analisis system bergantung pada teori umum sebagai sebuah landasan konseptual. Hasil modifikasi dapat berupa subsistem baru, komponen baru atau serangkaian trnasformasi baru dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai fungsi system agar lebih efisien. Tahapan dalam menganalisis system:
a. Mendefinisikan masalahnya
b. Pahami system tersebut dan buat definisinya. Biasanya untuk memahami system kita dapat menggunakan
berbagai pertanyaan misalnya:
- Apa yang menjadi variable (komponen system)?
- Bagaimana tiap variable tersebut berhubungan ?
- Apa yang menjadi batasan system?
c. Alternative apa saja yang tersedia untuk mencapai tujuan dengan memperhatikan modifikasi system tersebut?
d. Pilih salah satu alternative yang telah dirumuskan sebelumnya.
e. Terapkan alternative tersebut.
J. GLOBALISASI EKONOMI
Pengarauh dari globalisasi ekonomi dan melusnya internet sangat mempengaruhi model bisnis saat kini. Yang lagi menjadi tren bisnis online saat ini yaitu e-commerce atau perdagangan secara elektronik. Ada tiga tipe dasar applikasi system informasi yang e-commerce yaitu pemasaran image, perdagangan elektronik business to customer, dan perdagangan elektronik business to business.
Karena tren bisnis online saat ini sangat popular maka perlu peraturan yang mengatur bisnis online ini yang lebih kita kenal dengna kebijakan privasi. Dalam e-commerce ini pun sangat diperlukan kolaborasi dan rekanan untuk meningkatkan aplikasi system informasi. Di samping itu manajemen asset pengetahuan digunakan untuk mengumpulkan data mentah menjadi informasi yang berguna bagi system informasi yang pada akhirnya informasi di sharing oleh orang untuk menghasilkan pengetahuan dan keahlian. Disini peranan continous improvenment dan total uality management sangat dibutuhkan yaitu guna perubahan dan pengimplementasian system, perubahan ini dapat berakibat pada efisiensi/perbaikan keuntungan dan nilai.
Seiring dengan perkembangan zaman dan tingkat persaingan yang cukup ketat, maka perlu desain ulang proses bisnis sehingga mampu menarik konsumen atau pengguna dari e-commerce tersebut tidak berpaling kepada system yang lebih baik. Disini kita dapat meningkatkan qualitas pelayanan, salah satu contohnya yaitu system yang dapat mengotomatisasi proses bisnis sehingga lebih efektif dan efisien baik bagi pemakai/konsumen maupun pengelola.
RUSUME DARI SLIDE PRESENTASI PERTEMUAN PERTAMA
TUJUAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
- Menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru.
- Memperbaiki informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada.
- Memperbaiki tiongkat keandalan informasi akuntansi dan untuk menyediakan
- catatan lengkap mengenai pertanggungjawaban dan perlindungan kekayaan perusahaan.
- Mengurangi biaya klerikal dalam menyelenggarakan catatan akuntansi
ANALISA PERANCANGAN SISTEM
Analisa dan perancangan sistem adalah sebuah pendekatan sistematik untuk mengidentifikasi masalah, kesempatan, tujuan; analisa aliran informasi organisasi; dan merancang sistem informasi terkomputer untuk menyelesaikan sebuah masalah.
FUNGSI ANALISI PERANCANGAN SISTEM
- Sebagai Konsultan Bisnis
- Men-support para expert dalam berbisnis
- Agen Perubahan
Siklus Hidup Pengembangan Sistem terdiri atas 7 fase antara lain :
- Fase 1 yang terdiri atas Pengenalan dan Keterlibatan Personal
- Fase 2 mengenai bagaimana Menentukan Kebutuhan Informasi dan Keterlibatan Personal
- Fase 3 mengenai bagaimana Menganalisa Kebutuhan Sistem, dan Keterlibatan Personal
- Fase 4 Mengenai Merancang system yang direkomendasikan dan Personnel Involved
- Fase 5 Mengembangkan dan Mendokumentasikan Program serta Keterlibatan Personal
- Fase 6 mengenai Testing dan Implementasi Sistem serta Keterlibatan Personal
- Fase 7 Implementasi dan Evaluasi Sistem dan Keterlibatan Personal